Pemkot Bandarlampung Pastikan 15 Ribu Siswa SMP Ikuti TKA Serentak, Infrastruktur Ujian Diklaim Siap Tanpa Celah Gangguan Teknis. - Warta Global Lampung

Mobile Menu

Top Ads

Berita Update Terbaru

logoblog

Pemkot Bandarlampung Pastikan 15 Ribu Siswa SMP Ikuti TKA Serentak, Infrastruktur Ujian Diklaim Siap Tanpa Celah Gangguan Teknis.

Wednesday, 8 April 2026

Bandarlampung, WartaGlobal.IdPemerintah Kota Bandarlampung memastikan kesiapan penuh pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) yang digelar serentak sebagai instrumen seleksi menuju jenjang sekolah menengah atas (SMA).

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung, Mulyadi Syukri, menegaskan bahwa seluruh satuan pendidikan telah berada pada tahap siap operasional. Kesiapan tersebut mencakup dukungan perangkat komputer, ketersediaan tenaga operator, jaringan internet, hingga stabilitas pasokan listrik.

“Seluruh sekolah di kota ini telah siap melaksanakan TKA, baik dari sisi sarana maupun prasarana,” ujar Mulyadi, Rabu.

Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung mulai hari ini hingga 16 April 2026 dengan sistem berbasis sesi guna mengakomodasi jumlah peserta yang mencapai sekitar 15 ribu siswa. Skema ini diterapkan untuk menjaga kelancaran serta memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama dalam mengikuti ujian.

Selain kesiapan teknis, pihak sekolah juga diminta menyiapkan langkah mitigasi terhadap potensi gangguan selama pelaksanaan ujian. Hal ini mencakup antisipasi gangguan jaringan hingga skenario cadangan jika terjadi kendala listrik, guna menjamin integritas dan kontinuitas proses evaluasi akademik.

TKA sendiri diposisikan sebagai instrumen strategis dalam mengukur kemampuan akademik sekaligus potensi kognitif siswa. Hasil yang diperoleh tidak hanya menjadi indikator capaian pembelajaran, tetapi juga dijadikan acuan dalam proses seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya.

“Nilai TKA akan menjadi standar dalam mengukur kemampuan siswa dan menjadi salah satu acuan seleksi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” tegasnya.

Pelaksanaan ujian dilakukan secara bertahap berdasarkan mata pelajaran, diawali dengan Matematika sebagai fondasi logika, kemudian dilanjutkan dengan Bahasa Indonesia sebagai penguatan literasi. Pendekatan ini dinilai penting untuk memetakan kompetensi dasar siswa secara lebih komprehensif.

Dalam perspektif kode etik jurnalistik, informasi yang disampaikan bersumber dari pejabat berwenang dan disajikan secara berimbang tanpa mengandung opini yang mengarah pada penilaian sepihak. Transparansi data jumlah peserta serta mekanisme pelaksanaan menjadi bagian penting dalam menjaga akurasi dan akuntabilitas publik.

Sejumlah pihak menilai, keberhasilan pelaksanaan TKA tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga integritas penyelenggara serta kejujuran peserta dalam mengikuti ujian.

“Yang paling penting bukan hanya sistemnya, tapi bagaimana semua pihak menjaga kejujuran agar hasilnya benar-benar mencerminkan kemampuan siswa,” ujar salah satu sumber di lingkungan pendidikan. 

Penulis : Ansar

Editor : Admin Lampung